Kuantar Bapak Menuju Cita-Citanya


Sekian lama sudah tidak pernah menulis tematik lagi di blog, rasanya kok sudah kangen banget ya. Sebenarnya tema tulisan ini sudah saya pikirkan dan sempat dicorat-coret beberapa waktu yang lalu, namun berbagai hal membuat tulisan ini belum sempat ditayangkan di blog ini.

Pada tema ini, atau tema apapun yang saya tulis, saya tidak bermaksud untuk riya, sum’ah atau untuk bermegah-megahan di hadapan manusia apalagi di hadapan Sang Pencipta. Sama sekali bukan itu niatnya. Melainkan hanya untuk sekedar berbagi cerita pengalaman hidup yang menurut saya menarik (meski buat pihak lain belum tentu).

Bapak di sisi Selatan makam Nabi Muhammad SAW

In sya Allah, tema yang akan saya tulis dalam beberapa seri ke depan adalah tentang perjalanan umroh pertama saya pada awal – pertengahan Februari 2014 lalu. Perjalanan itu adalah salah satu perjalanan yang membuat hati menangis, sedih, haru, sekaligus bercampur bahagia.

Rencananya, dalam tema ini akan saya tulis dengan garis besar tema sebagai berikut :

Umroh

Cita-Cita

Perjalanan

Biaya Perjalanan

Sakit

Keliling Masjid Nabi Muhammad SAW

Stroke Lagi !

Dirawat di Rumah Sakit

Perawat berhati malaikat

Ikhtiar medis tak kenal menyerah

Proses surat keterangan meninggal

Birokrasi

Kemudahan2

Tanpa dipungut biaya

Dikasih makan

Pengantar Jenazah dari seluruh dunia !!

Ditanya punya uang atau tidak ?

Semoga bisa konsisten saya untuk menuliskan hingga tuntas.

Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: