Perbandingan Maskapai Rute Surabaya – Jakarta


Pengalaman wira-wiri seminggu-dua mingguan rute surabaya – jakarta, tarif Lion bukanlah tarif LCC, karena masih ada maskapai lain yang lebih murah. Masih ada Merpati, Citilink, Tiger mandala, Air Asia. Untuk AA, ternyata tidak ada maskapai yang berani melawan tarif promonya.

Posisi tarif Lion utk sby-jkt atau sebaliknya, berimbang dengan Sriwijaya. Namun untuk Air Asia tetap berada di level paling bawah meski bukan periode promo. Kalau pas promo, Citilink bisa edan juga meski termasuk promo dalam waktu singkat, hanya di akhir minggu dan beberapa jam saja dibuka. Kalau untuk pembelian 2 bulan sebelum berangkat, AA masih bisa dikatakan paling murah dibanding maskapai lain. Dan hebatnya, tingkat keterisian kursi sudah di atas 90 %.

Dari sisi pelayanan, Lion air kurang begitu disukai kawan2 penglaju karena terkesan judes dan cuek pramugarinya. Kalau yang lain masih cukup disenangi karena dianggap lebih ramah.

Dari sisi hidangan, hanya Merpati dan Sriwijaya (nggak tau SJ yang sekarang karena sudah lama nggak naik) yang masih ada snacknya (1 roti & 1 gelas air mineral).

Untuk ketepatan waktu, ada dua kelompok besar, yakni jam pagi, dan jam malam.

Surabaya ke Jakarta :

Utk jam 5.55 – 6.00 pagi juga relatif tepat waktu karena pesawat menginap di bandara dan sudah dipersiapkan sebelumnya. Air Asia bisa terbang duluan karena jam 0515 sudah boarding masuk pesawat. Sementara maskapai lain jam 05.40 baru mulai dipanggil. Tetapi AA sepertinya kurang lobi terhadap Angkasa Pura 2, sehingga mendarat sering di runway 1 dan harus memutar lama untuk ke terminal 3 yang nota bene di runway 2. Ini lumayan menghabiskan waktu khususnya di senin pagi di saat kita harus buru-buru masuk kantor.

Untuk jam malam, saya jarang menggunakan. Pernah awal 2012 silam menggunakan Lion air yg terakhir, waktu itu jam 21.50 (sebelum ada yg jam 22 atau setelahnya). Pesawat delay sampai jam 24 lebih, dan baru tiba di cengkareng jam 2 pagi, itupun di term 2E Internasional, tanpa adanya bus, maupun kru darat Lion Air. Untungnya waktu itu tidak membawa bagasi, shg tidak perlu kembali ke terminal 1A. Saya membayangkan, bagaimana kerepotannya penumpang yg punya bagasi, di tengah malam buta tanpa adanya petugas.

Jakarta ke Surabaya

Utk pagi hari jam 04.15 (cgk-sub tiger), relatif tepat waktu karena sepi dan pesawat sudah tersedia di term 3. Sayangnya harus terbang di runway 1 yang berarti harus memutar lebih dari 15 menit. Sampai di Sby jam 05.30 dan cukup akurat.

Permulaan malam, biasanya yang pengguna Lion air memilih jam 18.55, JT-588. Tapi waspadalah, karena pengalaman saya naik ini sekali, delay sampai jam 21.00. Alasannya, ternyata menunggu kedatangan pesawat yang dari Singapura. Dan ternyata ini sudah merupakan rutin. (ini status per awal 2012 lalu), nggak tau yang sekarang. Tapi kalau memilih yang jam setelahnya, cukup tepat waktu.

Untuk jam malam, khususnya di atas jam 19.00, Air asia kemungkinan bergeser 15 menit karena mepet jadwal kedatangan pesawat yang sama dari surabaya, di jam 19.10. Sementara merpati yang dijadwalkan 19.40, terlalu sering digeser ke 20.15🙂. Adapun Citilink jam 20.20 selalu telat karena kedatangan pesawatnya tertunda, kebanyakan di kisaran 30 – 45 menit. Untuk Citilink 21.40, relatif tepat waktu karena pesawatnya yang akan berangkat sudah datang di jam 21.00. Tapi pernah juga ada kasus citilink 21.40 gagal berangkat hari itu sehingga penumpang ngamuk2 dan meminta DirOps nya Citilink utk tetap stay di bandara. Untungnya waktu itu aku naik Merpati.

Kepadatan bandara CGK pada jam 1830 – 2130 cukup signifikan, sehingga biasanya dari pertama kali didorong mundur oleh push back car, pesawat baru bisa terbang paling cepat 30 menit setelahnya. Maklum, antrian pesawat turun dan naik bisa 5 – 12 pesawat di depannya.

Untuk yang nyaris tengah malam, Air Asia 22.30 sebaiknya agak dihindari, kecual terpaksa karena potensi delaynya cukup besar. Menurut kawan2 yang beberapa kali naik, rata-rata kedatangan di Juanda surabaya jam 24.00, bahkan beberapa kali nyaris jam 200 sabtu dini hari. Untuk diketahui, pesawat yang digunakan AA adalah pesawat yang menerbangi rute yang sama, jkt-surabaya, ping pong kedua kota tersebut. Jadi menunggu pesawat balik. Saran beberapa kawan, sebaiknya ambil asuransi AA yang mengcover masalah-masalah keterlambatan seperti ini. Ada yang bilang, dapat klaim rp. 600 ribuan. Tapi masih belum jelas kesahihannya.

Maskapai Lain

Khususnya Garuda, mohon maaf, belum bisa menuliskan karena memang belum pernah naik Garuda babar blas. Maklum, kantong saya masih terbatas untuk membelinya, meski sebenarnya ada early bird (burung kepagian kali ya) yang harganya juga Rp. 250 ribu.

Usulan Jadwal Baru

Kawan-kawan penglaju, yang mayoritas harus masuk pagi sebenarnya punya usulan, bagaimana bila keberangkatan pesawat dari Surabaya ke Jakarta lebih pagi lagi, misalnya jam 0500 atau 0530 sudah terbang. Ini untuk mengatasi kemacetan dan supaya datang di kantor lebih pagi. Saya yakin load factor sangat tinggi karena banyak kawan-kawan PNS dan industri yang tidak bisa ditolerir absensi kehadirannya karena dendanya cukup lumayan. Pengalaman saya, banyak kawan-kawan dari Ditjen Pajak, maupun Badan Pemeriksa Keuangan yang terkendala absen sehingga harus mengorbankan waktu satu malam bersama keluarga.

Juga keterbatasan rute Jakarta – Malang (banyak kawan2 yang berdomisili di malang tapi kerja di Jakarta) khususnya di malam hari karena bandara sudah tutup. Coba ada yang buka jam 20 dari jakarta ke malang terlebih di hari jumat dan jam 05.00 senin dari Malang ke Jakarta. Saya yakin perlahan tapi pasti, load factor pasti bertambah signifikan. Siapa maskapai yang mau mencoba ? Citilink ? mosok Citilink kalah sama Lion inovasi rutenya ?

4 thoughts on “Perbandingan Maskapai Rute Surabaya – Jakarta

  1. Widi says:

    Mas Mukhlason yth, terima kasih atas ulasannya. Citilink sebentar lagi buka CGK-MLG (Apr 2013) tapi jadwalnya tidak seperti yang diharapkan sampeyan. Untuk CGK-SUB, sampeyan kurang membahas Citilink. Tampaknya karena trauma sering telat. Itu memang terjadi bulan Nov-Des 2012 dan terjadi lagi Feb 2013. Tapi, coba sekarang dengan OTP yang jauh lebih baik. Soal harga, Citilink tetap bersaing, walaupun tidak seedan AirAsia. Cintailah ploduk-ploduk Endonesa…

    • mukhlason says:

      Pak Widi, terima kasih sudah mampir meluangkan waktu membaca, mudah2an menjadi salah satu elemen pembangun kebesaran Citilink🙂
      Saya lihat memang OTP yang 2020 juga membaik Pak.
      Btw, utk ke/dari malang, jadwalnya seperti apa ? trims.

      • yusuf says:

        Apa kabar Son?Lama ga jumpa. Nyambung dari Pak Widi, jadwal citilink cgk-mlg, dari cgk jam 11.55 wib, dari malang jam 14.00 wib, insyaallah bulan april sudah terlaksana penerbangan cgk-mlg.
        Terima kasih

  2. Fahmi says:

    heloo mas son, baca artikel ini jadi pengen plg malang,🙂
    pak widi kalo bisa flightnya ditambah malem duonk, jam 8 an gt, trus dr malang jam 6 pagi, hehehe,,,
    Info mas son, skr merpati ga ngasi snack lagi, kayaknya masih sriwijaya yg ngasi (udh lama bgt ga naik sriwijaya) tp kadang kuenya nyereti tenggorokan untung di kasih minum, hihihi..

    Fahmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: