Macam-Macam Hukuman


Penegakan peraturan di pondok sebagai sarana membentuk disiplin perlu dilakukan dengan penuh kesadaran. Namun, kesadaran saja sepertinya masih kurang. Itulah yang ada di sistem pendidikan yang dianut. Untuk itu diperlukan sebuah upaya sistematis untuk menegakkan peraturan.

Wujudnya apa lagi kalau bukan hukuman. Jenisnya bermacam-macam, menyesuaikan dengan tingkat pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan santri. Dari yang berupa hukuman non fisik, hingga berorientasi fisik. Mengumpulkan dan menghapalkan sejumlah ayat, hadits, kosakata baru maupun tanda tangan dari senior / kawan / ustadz adalah salah satu jenis hukuman non fisik.

Tetapi untuk hukuman fisik sangat beragam. Ada cubitan, tamparan, tendangan, pukulan, sabetan, push up, membersihkan kamar mandi, kamar pengurus, asrama, digundul, hingga dikeluarkan. Tentunya pemberian hukuman ini tergantung jenis pelanggarannya. Sebagai contoh, bagi kawan yang merokok, dihukum gundul di depan lapangan setelah sebelumnya diumumkan melalui speaker masjid setelah sholat. Ada juga yang ketahuan lompat pagar, karena pingin mencari makanan di luar yang lebih enak, atau main dingdong, nonton bioskop, hingga pulang ke rumah biasanya juga dihukum gundul.

Saya, karena memiliki famili yang kebetulan juga menjadi ustadz, beberapa kali memanfaatkan posisi ini, di antaranya untuk kemudahan izin ke luar pondok supaya tidak dipersulit atau bahkan dihukum oleh pengurus asrama. Ini nepotisme J

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: