Karakter Panas Laptop HP DV4 Processor AMD


Ternyata, setelah sekian lama menggunakan benda ini sebagai teman di manapun, saya menjadi sedikit tahu beberapa karakter uniknya. Secara umum, spesifikasinya sudah memadai untuk kebutuhan sehari-hari saya, baik muter lagu, ngedit file, njalanin beberapa aplikasi gambar, CAD, Matlab, ngeblog, scan, dll.

Akibat penggunaan itu, karena memang laptop ini berkarakter cepat panas dan tentunya memerlukan pendinginan ekstra, wajib hukumnya menggunakan tambahan kipas di luar kipas yang ada. Pasalnya, bila mencapai temperatur tertentu, laptop ini pertama kali bila kita melakukan charging batrei, akan menyetop pasokan charge ke dalam batrei. Maka kapasitas muatan listrik yang ada di batrei bisa dikatakan konstan, tidak bertambah, tetapi bisa berkurang sesuai konsumsi daya listrik.

Tingkatan berikutnya, bila temperatur alias suhunya makin naik, pada temperatur tertentu laptop ini akan berhenti beroperasi tiba-tiba tanpa memberikan tanda terlebih dahulu. Bila kita belum paham karakternya, bisa kaget, dan menduga komputer bermasalah. Soalnya bila langsung dioperasikan, akan tetap mati meski bisa booting sejenak. Selain itu, tanda charging indikator terlihat berkedip-kedip seperti tidak mau dicharge.

Maka, jangan panik. Tunggu sampai dingin kembali, baru dioperasikan. Insya Allah sudah bisa normal kembali. Hanya, efek shutdown tiba-tiba ini bila semakin sering bisa mempengaruhi file2 yang terlibat dalam sistem operasi sehingga bisa mengakibatkan crash.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: