Sebuah Saran untuk PLN : Kehandalan Listrik Yang Masih Jauh dari Harapan


Hidup di daerah pedalaman yang jauh dari hingar-bingar kota besar tidak selamanya nyaman. Khususnya dalam hal ketersediaan tenaga listrik, daerah saya, Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan agak parah. Meskipun jalur tersebut adalah jalur menuju lokasi PLTU Jatim 1 2×315 MW yang sedang dibangun, kehandalan jaringan listriknya menjadi sesuatu yang memprihatinkan. Hal ini sudah berlangsung beberapa tahun, bahkan sejak awal dekade 2000-an.

Pasalnya, letak geografis Pacitan timur yang memang berkelok-kelok, tanjakan dan turunan curam, menjadikan distribusi listrik yang menggunakan tegangan 20 kV dan menggunakan kabel telanjang 3 fasa rentan gangguan. Jika di daerah lain jalanan lurus, di Pacitan sebaliknya. Karena jaringan distribusi 20 kV mengikuti jalan raya, nasibnya juga demikian. Rapatnya pepohonan menjadikan jaringan listrik tersebut sering tertimpa pohon yang roboh, atau minimal tersentuh pucuk-pucuk daun yang tertiup angin yang membuat konslet antar fasanya. Akibatnya, pasti terjadi gangguan, trip. Dan kejadian ini sudah sering dan berulang-ulang.

Bahkan, almarhum Ibu saya sampai hafal nomor telepon PLN Pacitan tempat biasa kami mengadukan gangguan yang terjadi. Kejadian ini semakin parah dalam dua tahun terakhir di mana curah hujan Pacitan bagian timur hampir setiap hari diguyur hujan yang cukup deras disertai angin. Selain pertumbuhan pepohonan yang sangat cepat, kencangnya angin juga sering merobohkan pohon di sekitar jaringan listrik. Entah kenapa, meskipun di jalur ini digunakan untuk back-feeding ke PLTU yang baru dibangun, tetapi kehandalannya masih memprihatinkan, seperti tidak ada imbasnya pada wilayah yang dilayani jaringan distribusi ini. Dalam sehari bila terdapat angin kencang dan hujan, bisa 4 sampai 5 kali terjadi gangguan. Sampai-sampai banyak masyarakat yang terpaksa harus menyediakan anggaran lagi untuk pembelian genset dan minyak tanah sebagai sarana penerangan.

Sebenarnya, kami juga kasihan dengan kawan-kawan PLN dan rekanannya yang sering kerepotan karena gangguan alam ini, tetapi apa daya, sepertinya belum ada solusi pencegahan gangguan yang berjalan optimal.

Maka, saran saya, tidak hanya untuk daerah Pacitan saja, tetapi seluruh Indonesia :
1. PLN harus aktif bersama-sama dengan masyarakat untuk membersihkan area jaringan listrik dari pepohonan dan berbagai benda yang mungkin mengganggu pasokan listrik.
Katakanlah dengan dipandu 2 – 3 orang tim dari PLN, secara bergiliran, setiap hari bersama masyarakat sekitar, kerja bakti menebang dahan dan pohon pengganggu tersebut. Saya yakin masyarakat mau dan merelakan waktu, tenaga, dan pepohonannya ditebang demi kepentingan umum. Dan ini sudah dibuktikan pada waktu pembukaan jaringan listrik di Pacitan pada pertengahan dekade 90-an. Banyak pohon buah dan tanaman produktif yang terkena jaringan listrik, dan masyarakat merelakannya begitu saja tanpa ada penggantian, dengan alasan kepentingan bersama. Juga bila masyarakat digerakkan dengan bergotong-royong.

2. Pihak PLN juga agar lebih aktif mensosialisasikan pengetahuan dasar tentang listrik dan penanganannya bila terjadi gangguan kepada masyarakat.

Jadi, khususnya di Pacitan, meskipun Sang Presiden SBY berasal dari sana, kehandalan listrik masih menjadi sesuatu impian yang masih jauh dari harapan.

Harapan saya, semoga dengan tulisan ini bisa menggugah para pengambil kebijakan di PLN agar lebih responsif dan aktif mencegah gangguan listrik, di manapun itu berada. Karena Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok untuk hidup sehari-hari.

Terima kasih, dan mohon maaf bila kurang berkenan.

8 thoughts on “Sebuah Saran untuk PLN : Kehandalan Listrik Yang Masih Jauh dari Harapan

  1. mukhlason says:

    berikut ini balasan via email dari pihak PLN setelah saya kirim ke alamat email kontakkami(at)pln.co.id:

    Terima Kasih Pak Ari atas kritik dan saran Bapak , Penyulang Lorog yang disuplai dari GI Pacitan telah menjadi prioritas dalam perang padam yang dilaksanakan PLN APJ Ponorogo dan PLN UPJ Pacitan dengan progam intensifikasi perabasan pohon, penggantian bare konduktor dg yang komdukktor berisolasi dan pemasangan sectionalizer dsb.
    Sekali lagi kami ucapkan terima kasih
    Salam
    Johnny Palma
    Manajer Bidang Distribusi PLN Dist Jatim

    Cc : Man APJ Ponorogo
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    Selain itu, saya juga menerima telepon dari Kepala APJ Ponorogo yang mengucapkan terima kasih atas masukan berupa email tersebut. Dan memang jalur pacitan ke timur diprioritaskan untuk dibenahi konduktor dan pepohonan pengganggunya. Maka, mari kita tunggu, langkah-langkah yang akan diambil oleh PLN dan jajarannya.

  2. surya says:

    pak alamat lenkap PLN Pacitan di mana?

  3. andi says:

    Saya jg merasa jengkel.Saya merasa tiap hari di kbonagung kok mati lampu melulu tapi daerah kota aman2 aja..apa tiap hari ada pohon tumbang yg mengganggu listrik…

  4. piatotosik says:

    Untuk masalah pembayaran, pemakaian normal seperti biasa tp kok bayarnya bisa 2 x lipat, jd jgn asal nebak2 aja, di liht yg benar donk…. Uda orang susah tambah disusain lg…… Pakek otak donk

  5. piatotosik says:

    Untuk masalah pembayaran, pemakaian normal seperti biasa tp kok bayarnya bisa 2 x lipat, jd jgn asal nebak2 aja, di liht yg benar donk…. Uda orang susah tambah disusain lg…… Pakek otak donk, untuk pln gunung putri

  6. piatotosik says:

    Trima ksh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: