Ternyata, Percakapan Terakhir


Kaget, Hanya itulah yang terbayang di benak saya, manakala jam 20:20 WIB, hari selasa, di-sms Kang Asep Teguh dari Maluku Utara. Pasalnya, bunyi SMS itu mengabarkan berita duka atas meninggalnya rekan kerja, Kurnia Wahyu P, yang selama ini menangani pengapalan barang-barang proyek PLTU yang kami kerjakan di luar Jawa.

Kurnia Wahyu, bisa dipanggil Kurnia, atau Wahyu, memang belum lama di Rekadaya. Baru hitungan tiga – empat bulan. Usianya pun masih sangat belia, di kisaran 25 tahun. Rekadaya Elektrika adalah persinggahannya setelah dari Surveyor Indonesia. Saya bertemu baru ketika ybs menangani pengiriman barang2 dari Surabaya dan sekitarnya untuk PLTU Tidore, Maluku Utara. Tercatat hampir sebulan penuh ybs berdomisili pindah-pindah hotel, dari Elmi ke Bisanta Bidakara. Dari tanggal 1 Oktober hingga hampir 30 Oktober. Maklum, jumlah barang yang dikumpulkan dan harus dimonitor sangat banyak, dan itupun terdiri dari beberapa vendor /pabrikan yang kemudian disatukan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dalam rangka mengumpulkan barang-barang tersebut, Wahyu berkolaborasi dengan saya yang pada dasarnya memang onsite di Surabaya. Sehingga, beberapa kali memang bertemu dan jalan bareng, mengumpulkan barang-barang tersebut untuk dikapalkan bersama-sama. Dari interaksi yang baru berlangsung dari Oktober 2010 tersebut, saya merasakan adanya sebuah komunikasi yang klik, nyambung dengan Wahyu. Saya juga bisa menarik kesimpulan singkat meski subyektif, bahwa dia adalah pribadi yang rendah hati, berkeinginan kuat, mau belajar hal-hal baru, menyukai tantangan, dan menarik untuk diajak berteman. Pribadinya yang tidak neko-neko, tidak aneh-aneh, dan kulihat juga cukup rajin beribadah.

Wahyu muda (karena di kantor ada juga Pak Wahyu, tetapi lebih senior), juga mengutarakan keinginannya untuk lebih mendalami seluk beluk proyek PLTU, dan ingin bertahan di rekadaya selama beberapa waktu sambil mematangkan pengetahuan.

Dari pertemanan profesi tersebut, kami sering berkirim kabar, terutama yang berkaitan dengan aktivitas yang menyangkut pekerjaan. Termasuk keberangkatan yang terakhir menuju Tidore. Manakala masih di Jakarta, Wahyu memberi kabar tentang rencana keberangkatannya menyusul Kapal Motor AYU yang sudah dalam perjalanan ke lokasi PLTU. Tentu Wahyu berkepentingan untuk memonitor pergerakan barang-barang tersebut. Tak lupa pula kabar bahwa setelah dari tidore, pengiriman tahap kedua juga akan segera menyusul yang tentunya akan dia tangani bersama saya.

Namun apa daya, Allah SWT berkehendak yang tidak bisa ditebak oleh hamba-NYA. Berdasarkan info dari Pak Budi, sebenarnya tugas Wahyu di tidore untuk kali itu sudah selesai, dan rabunya dijadwalkan pulang ke Jakarta. Maka, sore harinya pun acara bersantai dijalani, yakni dengan berkegiatan di pantai. Melihat Iyan yang sedang asyik snorkling, meninjau indahnya pemandangan bawah laut Tidore. Di tengah acara sore itulah, Wahyu dijemput oleh malaikat Izrail, menuju hadirat Allah, di tengah deburan ombak dan indahnya pantai Tidore.

Ternyata, Jumat pagi 19 november, bertepatan di tengah sakaratul mautnya Paman saya di Solo, hubungan telepon jam 09.06 WIB selama 7menit 46 detik, adalah percakapan terakhir saya dengan Kurnia Wahyu karena pada senin siang, saya mencoba telepon tidak diangkat. Sedangkan komunikasi terakhir dengannya adalah lewat SMS hari senin 22 November jam 14.19 WIB dengan bunyi “Iya mas..case closed..”

25 jam setelahnya, Gusti Allah benar-benar menutup lembaran hidup Mas Wahyu di dunia yang penuh masalah ini.

Selamat jalan Kawan.. Innaa Lillah wa Innaa Ilaihi raaji’uun.. Dari seorang kawan yang mohon maaf tidak sempat melihatmu untuk terakhir kali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: