Kiamat Sudah Terjadi


Bismillahirrahmaanirrahiim

Kiamat Sudah Terjadi

TIDAK usah menunggu 2012. Sudah beberapa waktu ini kiamat yang terjadi semakin mengganas. Betapa tidak, thaghut yang bernama “hukum” itu hanya ditegakkan kepada orang-orang kecil dan penegak keadilan. Sedangkan pelaku kejahatan nyata yang jelas-jelas merugikan kepentingan rakyat banyak malah dibiarkan, dilindungi, diberikan fasilitas, serta dimudahkan segala urusannya.

Penegakan hukum hanya bagi orang kecil

Kemarin, Kamis 19 November 2009 di Purwokerto Jateng juga berlangsung demikian. Dengan dalih mencuri 3 tongkol kakao yang sudah jatuh dari pohon di salah satu perkebunan, seorang nenek renta dan tentu saja miskin diadili dan divonis 1.5 bulan penjara (meski tidak harus menjalani kurungan). Ybs mengambil itu dengan tujuan untuk dijadikan bibit kakao. Ternyata, usut punya usut (sesuai dengan informasi dari salah satu TV swasta) kawasan tersebut merupakan lahan sengketa yang mulanya milik masyarakat tetapi diambil paksa oleh militer. Kemudian lahan tesebut dikelola oleh perusahaan perkebunan. Ketika beberapa tahun lalu masyarakat meuntut dikembalikan, hanya dikembalikan sebagian, sedangkan sisanya masih dalam penguasaan perkebunan ini.

Jadi, bila dibandingkan, antara tindakan mengambil kakao 3 buah dengan perampasan lahan yang suda dilakukan, kita bisa memberikan penilaian. Tindakan perampasan yang dibiarkan, tetapi mengambil kakao yang jumlahnya tidak sampai setengah kilogram langsung diproses dan diberikan vonis hukum. Luar biasa.

Kasus lain, seorang pemilik kios di mangga dua dipolisikan gara-gara menulis surat pembaca di koran, mengeluhka tentang status kepemilikan kiosnya yang berada di kompleks mangga dua. Alih-alih memberikan solusi yang memuaskan, penglola malah melaporkan ke polisi dan berujung pengadilan. Belum tahu bagaimana kelanjutan dari kasus ini.

Di pojok lain, seorang penghuni apartemen dimejahijaukan juga karena dituduh mencuri listrik via charger yang ditancapkan di ruang umum. Ternyata si penghuni pernah melakukan protes terkait biaya sewa yang dipungut pengelola apartemen. Pelajaran yang bisa kita petik, jangan pernah protes biaya kalau tidak mau mengalami hal seperti ini.

Di belantara Tangerang, Prita Mulyasari mengalami hal yang mirip. Gara-gara sakit, dirawat di RS Omni, mengalami kesalahan hasil uji lab yang juga merembet ke kesalahan diagnosa, lalu curhat via email ke teman-temannya. Tidak berapa lama ybs diadukan ke polisi dan disidangkan hingga kini. Padahal esensi email tersebut adalah keluhan terhadap pelayanan kesehatan yang dilakukan OMNI terhadap pasiennya.

Hikmahnya, jangan pernah mengeluh terhadap pelayanan publik yang anda terima meskipun tdak memuaskan. Dari kabar di media, ternyata tedapat imbalan gratifikasi kepada kejaksaan Tangerang berupa pelayanan cek kesehatan yang diberikan gratis. Diduga kuat ini sebagai balas jasa telah berhasil membawa Prita ke meja hijau.

Kiamat Oleh Penyelenggara Negara

Penyelenggara negara, dengan segala kelit dan silat lidahnya, sangat mudah ngeles, menghindar dari segala macam tudingan telah melakukan korupsi. Dengan berbagai alasan, berlindung di balik aturan, dasar hukum, tugas pokok dan fungsinya, wewenang, serta tanggung jawabnya bisa melakukan apa saja. Dengan kongkalikong sesama penyelenggara negara, sudah banyak eksploitasi rakyat dan lingkungan yang dilakukan.

Tengoklah kasus romusha, tanjung priok, malari, warman di lampung, ambon, maluku, poso, aceh. Kasus-kasus kejahatan pertambangan di seluruh negeri, blok cepu, busang, freeport, batu hijau, teluk buyat. Berapa banyak kerusakan yang ditimbulkan. Juga berapa besar kerugian material yang ditimbulkan, baik yang dicuri dibawa ke negara lain, maupun yag dimakan digarong oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses ini.

Jadi, dengan berbagai bukti di atas, Indonesia sudah mengalami kiamat sejak lama, dari dulu hingga sekarang. Apakah di masa depan juga ingin mengalami kiamat dunia sepert ini, hanya kemauan untuk berubah menjadi baiklah yang dapat mencegahnya. Tak heran bila di salah satu joke menyebutkan bahwa rakyat Indonesia akan masuk surga tanpa hisab dan pertama kali karena penderitaan-penderitaan yang sudah dialami selama menjadi penduduk Indonesia. (SON)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: