Amal yang tidak pernah putus pahalanya : Membuat Sumur dan Sumber Air


Saya yakin, teman2 sering berbuat baik kepada sesama, apakah itu keluarga sendiri, teman, orang lain, maupun sesama makhluk Allah berupa hewan dan tumbuhan di penjuru muka bumi ini.

Nabi SAW bersabda : “Jika anak Adam telah mati maka terputuslah pahala kebaikan amalnya kecuali dari tiga hal : Amal jariyah, Anak Sholih yang senantiasa mendoakan, serta ilmu yang bermanfaat”. Dari ketiga pilihan amal tersebut, bisa jadi kita dapat memperoleh ketiganya. Amal Jariyah,, anak yang berbakti pada kedua orang tua, maupun ilmu yang kita ajarkan kepada orang lain dan bermanfaat bagi sesama.

Namun, kita bisa juga mengoptimalkan masing2 ketiganya. Dan yang akan dibahas sedikit di sini adalah tentang amal jariyah. Air, sebagai kebutuhan dasar makhluk hidup, menjadi hal yang penting keberadaannya. Begitu pula zaman nabi pernah terjadi krisis air sehingga menyebabkan masalah tersendiri.

Pada zaman nabi, sahabat utsman bin affan sudah mencontohkan hal yang sangat bagus. Ketika itu kaum muslimin sedang mengalami krisis air bersih sebagaimana banyak daerah di Indonesia saat ini. Air bersih maupun air minum sangat sulit diperoleh. Sedangkan sumur terdekat yang ada dan masih mengeluarkan air dengan jumlah dan mutu layak dikuasai oleh pihak yang kurang mengizinkan penggunaan air tersebut.

Maka oleh Utsman sumur tersebut dibeli dan diwakafkan untuk kaum muslimin dan boleh dipergunakan oleh semua orang. Sumur tersebut dinamai Ar-Rumh yang dalam kitab2 hadits peristiwa tersebut disebut dengan peristiwa “Bi’r Rumh”. Langkah Utsman tersebut dipuji oleh Nabi SAW karena selama ada makhluk yang menggunakan air tersebut Utsman tetap memperoleh pahala, bahkan sampai hari kiamat.

Jadi, salah satu cara cerdas untuk menambah isi pundi2 pahala kita salah satunya adalah dengan mengusahakan sumber air yang dapat dimanfaatkan oleh makhluk2 ciptaan Allah SWT. Maka, jika kita sudah diberi kelapangan rezeki oleh ALLAH, satu jenis amalan ini layak untuk kita terapkan, tentunya tetap dalam koridor keikhlasan dalam setiap amal kita.

Jika belum mampu menyediakan satu sumur lengkap, bisa juga komponennya, baik itu berupa mesin pompa, upah penggalian, paralon, kran, semen, besi, tenaga, rancangan, atau makanan dan minuman untuk pekerja sumurnya. Insya Allah membawa nilai tersendiri di hadapan Allah. (SON)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: